Langsung ke konten utama

 

Lebih Mengenal Apa Itu Anekdot?

Anekdot yang berisi sindiran ini digunakan masyarakat Uni Soviet di masa lalu untuk memberikan kritik dengan cara menertawakan perangai para pemimpin mereka

Menurut asal-usulnya, kemunculan anekdot ini dikarenakan seorang penulis Caesarea yang memiliki nama Procopius yang menuliskan tentang sebuah karya berjudul Anekdot atau yang populer disebut dengan Kisah Rahasia yang mengisahkan kumpulan insiden singkat yang terjadi di istana Bizantium, Palestina.

Sehingga secara sederhana bisa dikatakan bahwa yang menjadi batasan dari teks anekdot adalah tiap-tiap cerita pendek yang berusaha menyampaikan kirik kepada tokoh terkenal atau memiliki kedudukan tertentu dalam status sosial masyarakat dengan memakai humor.

Ringkasan Materi Teks Anekdot Kelas 10

Untuk isi dari suatu teks anekdot yang bisa berbentuk kritik atau sindiran yang terdapat dalam materi cerita pendek.

Sedangkan tujuan teks anekdot secara umum adalah sebagai intermezo atau hiburan yang digunakan untuk mengkritik seorang tokoh yang masyhur atau penting di dalam status sosial kemasyarakatan.

Supaya kamu bisa mengenali teks anekdot dengan baik. Maka yang harus kamu ketahui adalah ciri-ciri yang dimiliki teks anekdot

Ciri-ciri Teks Anekdot

Di bawah ini adalah ciri-ciri anekdot

  • Sifat teks anekdot adalah lucu dan dapat memberikan hiburan
  • Isinya dapat berupa sindiran
  • Selain bisa dituliskan berdasarkan imajinasi penulis, beberapa teks anekdot juga merupakan kisah yang sungguh-sungguh terjadi
  • Cerita yang disampaikan dengan menggunakan media anekdot seringkali mengisahkan kehidupan orang terkenal
  • Selain bisa digunakan sebagai media hiburan, ternyata anekdot dapat bermanfaat untuk memberikan kritik pada suatu sistem atau masalah

Struktur Teks Anekdot

Di bawah ini adalah contoh dari struktur teks anekdot

Abstrak

Bagian ini berupa pendahuluan dari teks anekdot yang merupakan paparan umum tentang cerita singkat tersebut.

Orientasi

Bagian selanjutnya adalah memberikan gambaran tentang latar belakang alasan cerita singkat tersebut terjadi.

Bagian ini seringkali berisi tentang inti masalah atau konflik tertentu.

Krisis

Bagian ini adalah bagian pengungkapan unsur pokok inti dari suatu masalah.

Selain itu bagian ini juga merupakan letak unsur humor atau unsur lucu di dalam suatu pesanan.

Reaksi

Bagian ini berupa hasul penyelesaian dari masalah yang sering dihadapi anekdot yang memberikan paparan penyelesaian masalah dalam cerita yang disampaikan dalam bentuk anekdot.

Kaidah Bahasa Teks Anekdot

Setelah mengetahui ciri dan strukturnya. Sekarang yang harus kamu pelajari adalah bagaimana kaidah kebahasaan yang dimiliki suatu teks anekdot.

Contohnya adalah sebagai berikut.

  • Frasa yang digunakan di dalam pemanenan kelapa seringkali diawali dengan kata kemarin, tahun lalu, beberapa waktu yang lalu, siang tadi, dll
  • Kalimat retoris sering dijumpai di dalam penulisan teks anekdot. Contohnya “Apakah kamu tidak punya malu?” ; Apakah kamu memiliki emosi? ; Bagaimana mungkin aku bisa melupakan kamu?
  • Jenis konjungsi yang digunakan adalah untuk menyatakan yang menyatakan konjungsi yang mempunyai hubungan waktu, contohnya “sementara”, ”setelah”, “sejak”, “tatkala”, “sesudah”,  “apabila”, “bila”, “hingga”, dan masih banyak contoh lainnya..
  • Jenis kata yang digunakan kebanyakan adalah kata kerja dimana contohnya “Cepat pergi dari sini” ; Cepat pergi ; pakailah produk ini” ; “Tutup toplesnya”
  • Beberapa teks memiliki unsur kata perintah, contohnya “Tolong ambilkan berkas itu!”, “Tolong tutup pintunya!”, “Cepat kemari!”, dan lain sebagainya.
  • Kata seru bisa menjadi bagian teks anekdot, misalnya “Lezat sekali makanan ini” ; “Wah, bagus sekali ayam kamu” ; “Lucu sekali anak kecil itu”
  • Contoh Teks Anekdot

    Di bawah ini adalah beberapa contoh Anekdot sebagai bagian ringkasan materi teks anekdot Kelas 10 Kurikulum Merdeka.

    Contoh Teks Anekdot 1

    Raja Jin

    Suatu hari di negeri Matahari sedang diadakan suatu perlombaan untuk menentukan siapa yang menjadi raja jin.

    Dalam perlombaan itu seluruh jin dari seluruh penjuru dunia hadir. Sesaat kemudian jin yang berasal dari Mesir maju ke depan.

    Lalu ia menunjukkan kesaktiannya. Berkat kesaktiannya ia mampu menghilangkan piramida terbesar.

    Saat piramida hilang seluruh penonton bersorak gembira. Setelah jin dari Mesir menunjukkan kehebatannya.

    Lalu tibalah kesempatan jin dari Jepang untuk menunjukkan kehebatannya.

    Dengan kesaktiannya jin dari Jepang ini mampu menghilangkan gunung Fuji.

    Sontak saja berkat kehebatannya ini seluruh penonton bersorak dan bertepuk tangan dengan sangat ramai. Setelah itu tibalah kesempatan jin dari negeri Matahari untuk menunjukkan kehebatannya.

    Jin dari negeri Matahari ini maju dengan membawa setumpuk berkas. Lalu dengan sekali jentikan jari tumpukan berkas itu menghilang seketika.

    Semula jin dari Mesir dan jin dari Jepang menganggap remeh kemampuan jin dari negeri Matahari yang hanya mampu menghilangkan tumpukan berkas.

    Meski dipandang remeh jin dari negeri Matahari ini tetap tenang. Namun, tiba-tiba jin dari negeri matahari ini bilang, “Kasus korupsi? Hilang!”

    Seketika seluruh penonton yang kebanyakan terkena kasus korupsi berseru dengan sangat riang.

    Bahkan jin dari Mesir dan jin dari Jepang memberi hormat atas kehebatan jin dari negeri Matahari.

    Berkat kemampuannya menghilangkan kasus korupsi. Jin dari negeri Matahari ini berhasil terpilih menjadi raja jin yang baru.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setelah membaca tulisan saudara Setia Naka Adrian. menurut saya, dalam proses pembuatan film (perusahaan film) harus mempertimbangkan segi komersial. Bukan hanya modal bakat, kemauan dan tekad untuk menciptakan film nasional. Jika tidak mempertimbangkan segi komersial kemungkinan saat proses pembuatan film akan mengalami keterbatasan dana. Tidak seperti Salim Sahid dalam bukunya Profil Dunia Film Indonesia (1982) Cerita Salim Sahid dapat dijadikan pedoman untuk para generasi muda. Bahwa sebuah oroses kreatif harus tetap dilakukan, karena masalah dana untuk pembuatan film masih menjadi masalah sampai saat ini. Seperti di Kendal, Rumah Kreatif Film (RKFK) yang sedang diadakan pemutaran film perdananya dipendopo Kabupaten Kendal. Pemutaran film itu dilaksanakan dengan keadaan yang seadaya, meskipun dengan sederhana penonton tetap menonton sampai pemutaran film yang berjudul Reksa itu selesai. Sebagian besar yang menonton film itu adalah para anak remaja, Dalam cerita film yang dibuat...
Tidak hanya mengingatmu,  tak ada lagi yang lebih perlu buatku, detik ini aku hanya ingin menyapamu dengan beribu do'a, semoga Allah selalu senantiasa melimpahkan segalanya di hatimu. Happy birthday 💞