Setelah membaca tulisan saudara Setia Naka Adrian. menurut saya, dalam proses pembuatan film (perusahaan film) harus mempertimbangkan segi komersial. Bukan hanya modal bakat, kemauan dan tekad untuk menciptakan film nasional. Jika tidak mempertimbangkan segi komersial kemungkinan saat proses pembuatan film akan mengalami keterbatasan dana. Tidak seperti Salim Sahid dalam bukunya Profil Dunia Film Indonesia (1982)
Cerita Salim Sahid dapat dijadikan pedoman untuk para generasi muda. Bahwa sebuah oroses kreatif harus tetap dilakukan, karena masalah dana untuk pembuatan film masih menjadi masalah sampai saat ini. Seperti di Kendal, Rumah Kreatif Film (RKFK) yang sedang diadakan pemutaran film perdananya dipendopo Kabupaten Kendal. Pemutaran film itu dilaksanakan dengan keadaan yang seadaya, meskipun dengan sederhana penonton tetap menonton sampai pemutaran film yang berjudul Reksa itu selesai. Sebagian besar yang menonton film itu adalah para anak remaja,
Dalam cerita film yang dibuat oleh Mustofa menceritakan tentang kehidupan sosial masyarakat Kendal itu sendiri. Mulai dari penggunaan bahasa, budaya, dan segala hal yang biasa terjadi dilingkunganmasyarakat Kendal, sehingga semua penpnton ikut terhanyut dalam cerita film tersebut. Hingga persoalan Tenaga Kerja Wnanita (TKW) ysng diceritakan difilm tersebut membuat perasaan penonton semakin benar-benar terbawa dalam cerita film tersebut.
Film Reksa sendiri mempunyai pesan moral untuk semua dikalangan msyarakat terutama masyarakat Kendal itu sendiri. Kendal merupakanpengirim TKW terbanyak di Jawa Tengah selepas Cilacap. Didalam film Reksa ini diceritakan sebuah keluarga petani miskin dan justru seorang istri yang pergi ke Luar Negeri untuk memperbaiki keadaan ekonomi rumah tangganya. Seharusnya didalam sebuah keluarga yang wajib menafkahi keluarga adalah seorang suami. Karena seorang anak dalam keadaan apapun selalu ingin mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari seorang ibu. Didalam film Reksa juga terdapat pesan moral untuk masyarakat Kendal untuk menumbuhkan rasa kecintaan terhadap segala sesuatu yang dimiliki daerahnya sendiri.
Komentar
Posting Komentar