Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017
Pagi ini Pagi ini, Saat ku terbangun Badanku menggigil Karena dingin yang terlalu Ya... ini sangat dingin Pagi ini, Saat ku mulai beranjak  Dari tidur ku semalam Ku bersihkan badan ini Ku ingin segar kembali Pagi ini, Saat ku berjalan keluar Kabut berterbangan didepan mata Rasa dingin ini menjadi-jadi Dingin sekali pagi ini Pagi ini, Saat ku melangkah perlahan  Dan ku balikkan badan ku Akupun tak sadar Kabut menghalangi pandangan ku Pagi ini, Sengaja ku pejamkan mataku  Dan ku buka perlahan Ku ucap rasa syukur  Atas ciptaan-Mu Tuhan                                                          Semarang, 22 Oktober 2017
Setelah membaca tulisan saudara Setia Naka Adrian. menurut saya, dalam proses pembuatan film (perusahaan film) harus mempertimbangkan segi komersial. Bukan hanya modal bakat, kemauan dan tekad untuk menciptakan film nasional. Jika tidak mempertimbangkan segi komersial kemungkinan saat proses pembuatan film akan mengalami keterbatasan dana. Tidak seperti Salim Sahid dalam bukunya Profil Dunia Film Indonesia (1982) Cerita Salim Sahid dapat dijadikan pedoman untuk para generasi muda. Bahwa sebuah oroses kreatif harus tetap dilakukan, karena masalah dana untuk pembuatan film masih menjadi masalah sampai saat ini. Seperti di Kendal, Rumah Kreatif Film (RKFK) yang sedang diadakan pemutaran film perdananya dipendopo Kabupaten Kendal. Pemutaran film itu dilaksanakan dengan keadaan yang seadaya, meskipun dengan sederhana penonton tetap menonton sampai pemutaran film yang berjudul Reksa itu selesai. Sebagian besar yang menonton film itu adalah para anak remaja, Dalam cerita film yang dibuat...